Minggu, 05 April 2009

KE 10 INTI SURAT YUNUS







KE 10 INTI SURAT YUNUS

Manusia harus diberi peringatan agar hidup sesuai Petunjuk Tuhan, tidak semaunya saja.


Gembirakanlah orang-orang beriman bahwa kedudukan mereka ada ditempat yang tinggi disisi Allah


Tuhanlah yang Menjadikan Matahari dan Bulan bercahaya


Apabila sedang dalam keadaan bahaya manusia suka berdoa dalam keadaan duduk, berbaring maupun bediri. Dan setelah Dihilangkan oleh Tuhan bahaya yang ada, ada yang bersyukur, ada yang tidak.


Apabila sedang berlayar ada angin taufan yang dahsyat, maka para penumpang kapal laut maupun udara suka berdoa dan Tuhan Menghilangkan bahaya itu.


Tuhan Menjelaskan bahwa Tuhanlah yang Mengatur segala urusan


Tuhan Menjelaskan dalam surat ini bahwa Al-Quran:


1. Tidak mungkin dibuat oleh selain Allah

2. Membenarkan Kitab-kitab sebelumnya seperti Zabur, Taurat dan Injil

3. Tidak ada keraguan di dalamnya

4. Tidak mungkin nabi Muhammad SAW membuatnya

5. Cobalah kalau ada manusia yang bisa, tidak akan ada!


Tuhan Menjelaskan bahwa Tuhan tidak pernah Menzalimi manusia, tetapi manusialah yang menzalimi diri sendiri


Kelak dihari akhir setelah Dibangkitkan, manusia mengira bahwa ia telah hidup di dunia hanya sekejap saja disiang hari rasanya, padahal misalnya ia telah hidup selama 100 tahun di dunia.


Al-Quran Menurut Tuhan ialah Penyembuh penyakit-penyakit yang ada di dalam dada, Petunjuk dan Rahmat bagi orang-orang beriman.


Tuhan Menjelaskan bahwa semua pekerjaan apa saja yang dilakukan oleh manusia, termasuk membaca ayat Al-Quran Tuhan Menyaksikan itu


Wali-wali Allah hidupnya tidak di dalam kekhawatiran, dan mereka juga tidak bersedih hati.


Yang dimaksud dengan Wali-wali Allah disini ialah:

1. Orang-orang yang beriman

2. Yang selalu takwa

Bagi mereka diberitakan kabar gembira akan hidup bahagia di dunia dan di akhirat.

Nuh dalam menyiarkan agama tidak meminta upah sedikitpun pada kaumnya,upahnya hanyalah dari Tuhan semata.

Nuh mengajak kaumnya agar menjadi golongan yang berserah diri kepada Allah

Karena banyak kaumnya yang ingkar, maka mereka Ditenggelamkan oleh Tuhan dengan air bah, sedangkan Nuh Diselamatkan.

Demikian juga Firaun, ia Ditenggelamkan di laut, tetapi badannya Diselamatkan Tuhan untuk bukti bagi generasi selanjutnya agar orang-orang tidak mengabaikan ayat-ayat Allah.

Dalam ayat 98 Tuhan Menceritakan kembali bahwa ketika kaum nabi Yunus yang ditelan ikan besar beriman kepada Tuhan, maka Allah Menghilangkan Azab menghinakan yang menimpa kaum nabi Yunus tersebut.

Di Indonesiapun kalau Presiden, DPR-RI membuat UU yang mewajibkan bangsa Indonesia sejak SD hingga Universitas belajar isi dan arti kitab suci yang diperbolehkan, dan tidak lagi mempersulit dan melarang ibadah poligami, maka musibah yang berkelanjutan akan Dihentikan oleh Tuhan di Indonesia Insya Allah.

Tuhan Menyelamatkan Rasul dan orang-orang yang beriman.

Tuhan sudah Berkomitment bahwa Menyelamatkan orang-orang yang percaya sudah menjadi kewajibanNya.

Jikalau Tuhan Menghendaki kebaikan bagi seseorang, tidak ada yang bisa menolak KehendakNYa.
selanjutnya baca setelah klik di bawah ini:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar